Pertolongan pertama atau yang biasa disingkat PP yaitu pemberian pertolongan segera kepada korban yang mengalami sakit atau cedera secara mendadak sebelum di bawa ke tempat rujukan atau fasilitas kesehatan terdekat. Sebagai pelaku PP, kita harus mengutamakan keselamatan diri sendiri. Jadi, kita memerlukan APD atau kepanjangan dari Alat Perlindungan Diri. Alat Perlindungan Diri digunakan agar kita tidak tertular penyakit, seperti :
- Sarung tangan latex
- Masker penolong
- Kacamata pelindung
Dalam melakukan Pertolongan Pertama juga memerlukan beberapa peralatan, seperti :
- Kasa Steril
- Pembalut gulung / perban
- Pembalut perekat / plester
- Gunti pembalut
- Bidai
- Pinset
- Senter
- Selimut
Dalam melakukan Pertolongan Pertama, kita harus tahu apa itu anatomi dan faal dasar. Anatomi adalah ilmu urai tubuh yang mempelajari susunan dan bentuk tubuh, sedangkan faal dasar yaitu ilmu yang mempelajari fungsi bagian dari alat atau jaringan tubuh disebut fisiologi. Tubuh manusia dilindungi oleh kulit dan diperkuat oleh rangka. Umumnya tubuh manusia dibagi menjadi 5 bagian, yaitu :
- Kepala yang terdiri dari tengkorak, wajah dan rahang bawah
- Leher
- Batang tubuh yang terdiri dari dada, perut, punggung dan panggul
- Anggota gerak atas yang terdiri dari sendi bahu, lengan atas, siku, lengan bawah, pergelangan tangan, dan tangan
- Anggota gerak bawah terdiri dari sendi panggul, tungkai atas atau paha, lutut, tungkai bawah, pergelangan kaki, dan kaki.
Tubuh kita juga mempunyai 5 buah rongga yaitu :
- Rongga tengkorak yang berisi otak dan melindunginya.
- Rongga tulang belakang berisi bumbung syaraf terbentuk dari rongga tulang belakang menyatu membentuk suatu kolom.
- Rongga dada dilindungi oleh tulang rusuk, berisi jantung, paru-paru, pembuluh darah besar, kerongkongan dan saluran pernafasan.
- Rongga perut terletak diantara rongga dada dan rongga panggul, dikenal dengan istilah abdomen. Terdapat berbagai organ pencernaan dan kelenjar seperti lambung, usus, limpa, hati, empedu, pankreas dan sebagainya.
- Rongga panggul dibentuk oleh tulang panggul, berisi kandung kemih, sebagian usus besar dan organ reproduksi dalam.
Pada tubuh manusia terdapat banyak sistem tubuh yaitu susunan dari organ-organ yang mempunyai fungsi tertentu, antara lain :
- Sistem pernafasan
- Sistem peredaran darah
- Sistem saraf
- Sistem otot
- Sistem rangka
- Sistem pencernaan
- Sistem kemih
- Sistem kelenjar buntu
- Kulit
- Panca indera
- Sistem reproduksi
Apa yang harus kita lakukan ketika menemukan korban?
Tindakan penilaian korban antara lain :
- Penilaian keadaan
Pada saat sampai di lokasi kejadian, hal yang pertama kali dilakukan adalah menilai keadaan sekitar. Apakah aman atau tidak bagi dirinya. Jika ragu lebih baik minta bantuan kepada orang dewasa. Ingat, amankan diri sendiri lebih dahulu.
- Penilaian dini
Langkah ini digunakan untuk menentukan korban karena penyakit atau cedera. Pada penyakit, sebaiknya minta bantuan orang lain. Setelah itu langkah yang dilakukan antara lain :
- Memeriksa respon, ada empat tingkatan respon yaitu awas, suara, nyeri, tidak respon atau disingkat ASNT.
- Memastikan jalan napas terbuka dengan baik, jika korban tidak respon gunakanlah teknik tekan dahi angkat dahu
- Untuk menilai pernapasan setelah jalan nafas berjalan dengan baik maka penolong harus menilai pernafasan korban dengan cara lihat, dengar, rasakan
- Menilai denyut nadi, sebelum melakukan kita lihat dulu kondisi korban apakah sadar atau tidak. Jika sadar, cara yang digunakan adalah dengan meraba nadi pergelangan tangan. Sedangkan bagi korban yang tidak sadar, nadi yang diperiksa adalah dibagian leher.
- Hubungi bantuan, usahakan untuk segera minta bantuan rujukan. Kita bisa meminta bantuan kepada orang lain atau melakukannya sendiri. Misalnya dengan telepon.
- Pemeriksaan fisik
Tindakan ini melibatkan penglihatan, perabaan dan pendengaran. Tanda yang perlu kita temukan saat melakukan pemeriksaan fisik yaitu :
- Apakah ada bentuk pada bagian tubuh korban?
- Apakah ada terbuka (terlihat jelas) pada tubuh korban?
- Apakah korban merasakan saat bagian tubuhnya kita raba atau tekan?
- Apakah ada pada tubuh korban?
Agar lebih mudah mengingatnya, menyebut tanda-tanda tersebut dengan istilah PLB/PLNB (perubahan luka bengkak / perubahan bentuk luka bengkak). Untuk pemeriksaan lebih lanjut kondisi korban, perlu dilakukan pemeriksaan yang lebih lengkap dari ujung kepala sampai ujung kaki.
- Kepala => telinga, hidung, mata, mulut
- Leher
- Dada
- Perut
- Punggung
- Panggul
- Anggota gerak atas dan bawah
Selain PLNB juga lakukan pemeriksaan gerakan, sensasi dan sirkulasi.
Perubahan
Luka
Nyeri
Bengkak
PLNB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar